Tree of Savior Indonesia CBT – 1 Overview

Ahh sudah lama tidak menulis review game online. Berhubung selama 4 hari kemarin dikasih anugerah dan kelapangan waktu dari Yang Maha Kuasa untuk mencoba Close Beta Test server Indonesia, saya ingin berbagi pengalaman bermain (dan menebar racun) soal TOS, yang dirumorkan sebagai pewaris ‘jiwa’ dari kesesatan abadi bernama Ragnarok Online. Saya pribadi gak berniat untuk membanding-bandingkan TOS dengan RO, karena keduanya adalah game yang berbeda. Tapi tak dapat dipungkiri, banyak pensiunan RO yang tertarik buat nyoba TOS. Jadi agar lebih mudah, beberapa bagian dari notes ini ditulis dengan mengambil contoh dari RO.

Jangan tanya kapan game ini Open Beta karena dari developernya sendiri belum ada kabar.


 
Class Review

Petualangan kamu dimulai dari 4 pilihan class: Swordman, Archer, Cleric, Wizard.
Sistem class di TOS menggunakan istilah rank dan circle. Misalnya kamu swordman dengan class level 15, diberi pilihan ganti class ke Peltasta atau Highlander (keduanya adalah class rank 2), atau lanjut ke swordman circle 2 (biasanya ditulis ‘swordman x 2′ atau ‘swordman c2′). Lalu kamu leveling dan class level sudah jadi 15 lagi, kamu berubah menjadi Barbarian (class rank 3). Berarti kamu sekarang Barbarian c1 rank 3.

Monggo dibrowsing untuk pilihan classs di TOS: http://www.tosbase.com/game/classes/

Karena sistemnya yang banyak percabangan inilah, bakal ditemui berbagai macam build. Eksplorasi class pasti berbanding lurus dengan waktu. Sudah siap untuk lari dari kehidupan nyatamu? Saya sih belum.
<img src=”http://i.imgur.com/QuyA86n.jpg”>
Grafis & PC Spec
Buat yang ingin eye candy, tidak usah ragu mencoba TOS. Terima kasih kepada Art Director, Maggie An Jeong Won, dengan segala kemampuan dan kedewaannya sukses membuat saya pingin booking kamar di rumah sakit jiwa. Karakter berbentuk chibi kaya RO tapi 3D, motion nya luwes banget. Environment pun super colorful. Tapi grafis imba memang harus ditukar dengan VGA yang mumpuni (min 2 GB) dan RAM min 4 GB, untuk mendapatkan FPS (frame per second) >30 agar gamemu lancar jaya. Apalagi di kota, frame lagnya bikin menjerit.

Leveling
Harga potion mahal + Potion usage cooldown 30s = Slow-paced???
Tidak saudara-saudara. Rata-rata kalau momon yang levelnya setara dgn player, ga sampe 10x gebuk biasa udah mokat. Pengalaman saya bermain swordman, pot tidak digunakan kecuali pas lawan boss (atau ngemob buanyaaak). Party berjamaah dan hunt in spot juga sangat disarankan, karena spawn monster banyak banget dan sekali spawn bisa 5. Tapi kembali ke sisi grafis, FPS bisa turun kalau mobbing. Better use low-end graphic setting.

Inilah surga dunia.

Kontrol
Bisa milih mau keyboard arrrows, keyboard WASD, mouse, atau stik. Tapi maaf, untuk kontrol lewat telepati belum bisa.

Music
Awas jangan klik, nanti ketagihan. https://www.youtube.com/watch?v=qQqaS9EDSpY&list=RDqQqaS9EDSpY#t=4

Item and Money Circulation

  • Equip, baik senjata dan armor, bisa ditempa dan dicolok gem untuk menambah status. Lain gem lain bonusnya. Tapi gem akan jatuh ketika karakter mati.
  • Duit (silver) bisa didapatkan dari grinding. Menurut saya pemasukan paling banyak itu dari jualan equip hasil dropan monster ke NPC. Silver nantinya bisa juga dipake buat beli skill attribute (buat nambah damage, reduce cooldown, dll)
  • Class merchant tidak tersedia, tapi diganti dengan Trading House terpusat (masih bug di CBT), jadi gak usah muter di pasar ampe berjam-jam buat nyari item kek di RO. Beberapa class juga bisa buka lapak sendiri, dengan barang dagangan yang berbeda beda. Contoh Pardoner bisa jual skill scrolls, Squire buat repair equip. Walau player logout, lapak masih tetap online.

Sekian review nya. Namanya juga CBT pasti banyak bug, dan butuh semalam suntuk untuk nulis semuanya. Pada saat ini developer masih berusaha ngatasin dan bersabarlah menunggu OBT. Berharap saja IMCgames ga kaya gebetan kamu, yang suka PHP itu.

Final Verdict: Game ini berpotensi merusak hidup.

Link buat yang masih penasaran:
https://treeofsavior.com/intro/ (English official web)
http://treeofsaviorgame.com/ (Blogs & News)
http://www.tosbase.com/tools/ (Fansite, database, skill/class simulator)

Let me know if you’re going to be a Savior! :D

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Terima kasih Anda sudah mau men-scroll ke sesi curhat saya soal pengalaman main classs Dievdirbys & Hoplite *lap ingus*

Cleric – Priest – Dievdirbys

  • Tidak disangka cleric class mudah banget solo-leveling, dan kalau INT cukup tinggi sudah bisa one combo kill. Damage Heal & Cure Cleric yang cukup bikin nangis darah, ditambah dengan Safety Zone yang ngeblokir (lu kate internet positip?) semua jenis serangan, menjadikan class ini tidak hanya mampu TB tapi juga bisa menyumbang damage yang signifikan yang ketika melawan boss.
  • Seperti biasa, Priest lebih ke support. Ressurection & Revive semacam tidak berguna karena CBT players diberi 200 NXP (semacam token di RO) untuk auto-ress. Kemungkinan besar pas OBT, NXP bakal jadi item mall. Monstrance meningkatkan DEX (akurasi & crit) dan menurunkan defense musuh + Blessing menambah attack party = Paket kombo nikmat.
  • Di CBT kemarin Dievdirbys sangat dirugikan oleh bug karena patungnya jarang keluar…mungkin karena di Indonesia ada FPI jadi patung-patungan ga boleh beredar. Padahal class ini skill supportnya luar biasa (reduce cooldown, reduce SP usage, 0 damage buff, silence momon). Dengan built INT++ juga bisa jadi damage dealer melalui Carve Owl.

Swordman x 2 – Hoplite

  • Bash swordman yang tidak single target, cooldown sebentar, dan bisa diabuse ke mob membuat EXPmu mengalir kencang bak air mata jomblo (eh). Plus Gung Ho untuk menambah attack untuk waktu yang lama, sangat disarankan untuk ambil Gung Ho lv 10 kalau mau lanjut ke Swordman x 2.
  • Suka main crit? Tusuk-tusukan? Cobalah melirik Hoplite sang ksatria bertombak. Apalagi yang hobi quest, boss-boss bakal tersiksa ditusbol dengan skill Pierce + Stabbing + Finestra. Build CON (vit)-STR-DEX bakal menjadi umum buat class ini.

Untuk CBT 2 mungkin bakal nyoba Corsair dan Elementalis. Mungkin loh ya. Kalau dapet key lagi :””(

Read More

Seleksi LPDP part 2-B: Wawancara

Selamat datang di episode lanjutan seri seleksi LPDP! Setelah LGD yang cukup menegangkan pada hari sebelumnya, giliran wawancara saya pun tiba.
 

Sebelum wawancara

Sangat disarankan untuk datang minimal 2 jam sebelum jadwal wawancara yang tertera di undangan. Kebanyakan calon jadwalnya dimajukan karena calon-calon di urutan sebelumnya selesai lebih cepat, atau datang terlambat. Pastikan Anda berada di tempat ketika nama Anda dipanggil, atau kesempatan emas memperoleh beasiswa LPDP akan lenyap.

 

 

Ketika menunggu giliran, saya pribadi banyak bercakap-cakap dengan peserta lain. Ini juga berguna untuk warming-up untuk sesi wawancara agar lidah tidak kelu, terutama jika Anda mudah grogi dan pemalu. Anda juga bisa menggunakan waktu untuk mempelajari rencana studi dan essay Anda.

Layaknya wawancara kerja, disini penampilan bukan hal remeh-temeh. Dari sana lah menilai keseriusan Anda untuk mengikuti seleksi wawancara LPDP. Siapkan setelan formal terbaik Anda dan masukilah ruangan wawancara dengan percaya diri. Jangan lupa bawa seluruh berkas administrasi Anda, siapa tahu diperlukan.

 

Apakah Anda siap untuk diwawancarai?

Pewawancara terdiri dari 3 orang, seorang psikolog dan 2 orang dosen. Pertama-tama pewawancara akan meminta Anda untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu. Jawab dengan singkat dan jelas, mencakup nama dan asal Anda, bidang yang ditekuni, ingin lanjut berkuliah ke mana.

Selanjutnya sesi wawancara dimulai. Tetap kalem dan rileks. Mulai dari sini, pertanyaan yang dilontarkan bakal super acak. Kemungkinan ada beberapa pertanyaan yang bersifat menjatuhkan menguji kemampuan psikologis Anda. Yang penting sih jawab dengan jujur dan mantap, karena jika Anda berbohong bakal tetap ketahuan. Your words and gesture speak!

Jadi dalam 30-45 menit ke depan, apakah Anda sudah siap meyakinkan para pewawancara bahwa Anda pantas untuk meraih LPDP?

(more…)

Read More

Seleksi LPDP part 2-A: LGD

Wawancara dan LGD merupakan tahap ke-2 seleksi penerimaan beasiswa LPDP yang keduanya harus Anda jalani. Anda bisa mendapat giliran wawancara dan LGD di hari yang bersamaan, atau bisa pula di hari yang berbeda. Terlebih dahulu Anda wajib mempelajari kapan giliran wawancara dan LGD, serta lokasinya. Sehari sebelumnya, disarankan untuk mengenali lokasi seleksi agar tidak bingung ketika pagi di hari-H.

Post kali ini akan membahas khusus tentang LGD. Post tentang wawancara bisa dilihat di sini.

(more…)

Read More

Sssstt… Happy Birthday to Me…

I let Facebook remove my birthday notifications for the sake of tranquility. It feels kinda relaxing when nobody congratulate you (except your family and some close friends). As I grew older, I realize that I have becoming indifferent towards my own birthday. I am no longer waiting for surprise or presents. The moment was used to contemplate for what I have done in the past 365 days.

Read More